Jumat, 11 Agustus 2017

GRIFFITH – LOST IN MINUTE [ 2017 / METALCORE / SINGLE CD ]







Hari Senin, 29 Mei 2017, Jam 13.30, Siang yang panas membuat kepala sedikit membara, sebuah pesan datang ke handphone tua yang sedang aku pegang dengan kuat takut jatuh sebabnya. Sebuah pesan yang di proses melalui format WA tertulis dengan jelas, berkata : “Siang om Kai” ….”Apa kabar?”……hahi, eta di panggil om deui, hadeuh harus sadar diri kalau sudah tua kali yah, di panggil om wae ning. Biarlah musik adalah sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan umur, walau banyak yang berkata, kalau sudah berumur jangan denger metal lah, gantilah dengan yang lebih “lembut”. Haha, maaf kata itu tidak akan berlaku sampai kapanpun, rasanya tambah berumur malah musik metal yang ingin masuk ke telinga ini adalah metal yang extreme sajah. Wokeh kita kembali ke pesan tadi, pesan tadi di kirim oleh seseorang dari Sukabumi, setelah “chat”, sang pengirim pesan mengirimkan 4 buah lagu. Sang pengirim minta supaya aku mendengarkan lagu – lagu tersebut dan berikan komentarnya. Hadeuh sebuah permintaan yang berat sebenarnya, tapi yah sebisa mungkin aku akan memberikan komentar yang objektif, apa adanya tanpa di “bumbui” rasa lain. 

Dan ada sebuah lagu dari keempat lagu tersebut yang memang bikin ini hati agak sedikit “membara”, membuat hati merasa muda kembali, membuat kepala selalu ingin bergoyang dan sebuah rasa yang begitu “panas” ketika sebuah lagu membuat aku terpana untuk beberapa lama karena takjub.

Dan memang akhirnya lagu tersebut sesuai dengan kabar yang aku terima setelah beberapa lama akan di jadikan sebagai single untuk Griffith, dan akan di rilis dalam bentuk CD dan di jadikan sebagai cd promo untuk band ini. Uhhhhh sebuah cara “kuno” yang paling aku suka dari sebuah band. Mempromosikan sebuah band melalui sebuah media “kuno”, sebuah media yang membuat aku dapat “memegang” lagunya. Karena jaman sekarang band yang meluncurkan promo lagu mereka melalui berbagai media “maya” yang tak nampak  dan tak bisa untuk di pegang. Dan yang penting cd promo ini : Hratis. Yuhuuuu.
Kita mulai :
1.    Detail :
Band                                        : GRIFFITH
Album                                      : LOST IN MINUTE
Type                                        : Single CD
Tahun Rilis                              : 2017
Label                                       : GLORY RECORDS
Produser                                 : Griffith & Zoteng Kampret
Recorded @                           : Masterplan [ Bandung ] & Glory { Sukabumi ]
Mixed / Engineered / Recorded          : Zoteng Kampret
Artwork, Layout & Front Cover          : Yuda 068
Font                                         : Dicky
Format                                    : Jewel Case CD
UPC                                        : PROMO 2017

2.    Band :
Farmin - Vocals
Doni - Guitars
Agung - Guitars
Dimas - Bass
Bayu - Drums

3.    Kemasan :
1.    Hal pertama yang aku lihat adalah melihat cd ini secara keseluruhan, cd terlihat baik dalam hal penampakan dari sisi luar baik depan, belakang maupun di kedua sisi tipisnya. Mantap dah. Casing cd terlihat cukup baik dan tebal. Jadi ketika di pegang cukup mantap. Dan CD tersegel dengan indah.
2.    Selanjutnya cover depan atau yang di sebut booklet cd. Secara keseluruhan produksi booklet ini baik, sangat baik malah, gambar terlihat detail dengan warna dan tulisan terlihat sangat detail. Untuk CD single ini mungkin band ingin menampilkan sesuatu yang sederhana dalam hal desain atau pun permainan warna, karena hal yang tidak sederhana atau ajaib akan ada di sisi pendengaran.
3.    Cover belakang CD mantap dah, hanya seharusnya di bagian cover belakang ini di tulis judul lagunya. Judul lagu dan tentu juga kurun waktu lagu tersebut. Dan juga tampak pemberian nomor bagi CD.

4.       Lagu :
1      Lost In Minute 03:23
Lagu dibuka dengan sebuah musik yang terdengar seperti di kejauhan, atau terasa seperti di “pendam”, lagu seperti di mainkan dalam sebuah ruan tertutup tanpa celah udara, haha, hal ini terjadi di 16 detik pertama dari lagu ini…….dan ketika di detik ke 17…blasttttttt sebuah lagu yang terdengar kagak “mendem”, ajib edan mulai meluncur dengan deras mendera berbagai ruang di dalam rongga telinga hingga aku terdiam sejenak menikmati sedapnya sebuah komposisi lagu yang begitu dahsyat di telinga ini. Sebuah rasa “cadas” yang telah lama aku inginkan kembali datang dengan deras mendera hati, uhhhhh sebuah lagu dengan berbagai melodi di dalamnya  di hantamkan secara langsung tanpa basa basi, sound juga terdengar sedap di telinga, alunan lagu terdengar begitu variatif hingga membuat lagu ini begitu “kaya” rasa. Terasa sekali kalau para anggota band memainkan musiknya dengan keseriusan hati dan kemampuan yang mumpuni. Dan yang sangat jadi perhatianku adalah suara sang vokalis yang terdengar sangat “marah”, super marah rasanya, tak ada terdengar suara yang menurun tensinya di sepanjang lagu, dari awal sampai akhir lagu sang vokalis menyanyikan dengan sangat powerful habissss. Edan dikau, salut ah. Yang pasti bukan perkara mudah untuk dapat bernyanyi dengan power seperti itu. Coba anda dengar di menit menjelang lagu habis, di setelah menit ke 2:50, hadeuhhhhhh polllllllllllllllllll habis itu kata “everyone”. 


Lagu ini kok rasanya berbeda dengan yang pernah di kirim melalui WA. Aha memang itu yang aku mau, yang aku mau adalah mendengarkan lagu ini langsung dari sebuah CD. Bukan dari berbagai alat komunikasi seperti Handphone atau email atau lainnya, karena aku merasa ada perbedaan yang sangat tajam jika kita mendengar langsung dari sebuah CD. Ada seperti kualitas suara yang turun ketika sebuah lagu di kirimkan melalui berbagai cara “maya”. Jadi yang terbagi bagiku tetap mendengarkan dari sebuah format fisik. Itu saja, bukan yang lain. 

Band ini akan menjadi “monster” di kemudian hari kawan, band ini jujur membuat aku “merinding” ketika mendengarkannya, ngeri bro. Band ini akan memberikan “kengerian” yang baru di scene musik cadas di negara ini. Dan yang pasti di tunggu “live” nya kawan. Ini band yang berbahaya jadi siap – siap dengan telinga anda. Yang pasti di antos full albumnya. Seperti kata band ini :
I Lost In Minute But Became An Eternal Wound For Everyone……so don’t make them Lost.

Dan kembali penghargaan terbesar bagi sebuah band adalah dengan mengkoleksi  cd original dari band tersebut. Cukup itu saja ! Dan cd ini sangat layak untuk anda koleksi. Sangat aku rekomendasikan. Simpanlah sebagai sebuah harta.
Maaf jika ada kata yang kurang berkenan atau menyinggung anda, tak ada maksud saya untuk itu, yang ada hanyalah seorang metalhead aki – aki yang masih cinta musick cadas nan bising dan cinta untuk ber headbanging ria saja. Itu saja.

Sore, 10 Agustus 2017.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar