Jumat, 25 Mei 2018

L.L.O.G. NEWEST


Sebuah kata yang sangat sederhana “hinggap” di layar hp butut ini, ada sebuah tulisan yang singkat saja : “Bang ni uus bang” lalu…. “Pengenn d kritik nih karyaku bang”. Tak lama kemudian muncullah 3 buah lagu di hp ini yang isinya :


Agenda Sangkala
Lagu ini diawali dengan sebuah “peperangan” yang begitu indah, loh peperangan kok indah, eit nanti dulu ini peperangan antara berbagai instrumen musik yang bergabung menjadi sebuah kesatuan yang begitu sangat dahsyat ketika di dengarkan dengan seksama, musik di hantam terus sampai di menit 0:44 barulah sang vokalis mengambil peranan dengan sangat gagahnya. Lagu berlanjut laksana kereta api dengan tenaga kilat yang berjalan dengan cepat namun tetap pada sebuah jalurnya. Lalu tempo diturunkan sedikit di menit 1:15 sampai di sekitar menit 1:59, selanjut nya tempo dipercepat, untuk kemudian di perlambat lagi sedikit untuk memasukan sebuah melodi yang duh gusti, sungguh sangat uenak bener bro, ga percaya silahkan dengar di menit 2:13 dah, sebuah melodi yang sadis memang nan keren anda akan temukan di sana. Dan lagu terus saja dihantam habis kesemua ruang dengar anda tanpa ampun. Lagu ini memang adalah sebuah gempuran sebuah musick extreme yang akan membuat anda selalu rindu untuk mengulang lagu ini, sungguh sangat menarik untuk dinikmati, detik ke detik menjadi sangat menarik untuk di nantikan ketika kita mendengarkan lagu ini. Melodi lagu ini terdengar sangat enak, sound juga terdengar jernih  dan percayalah anda sedang menikmati sebuah lagu yang tiada duanya brother.

Esklasi Pembantaian
Cepat, seperti biasa kawan, namun kejam, ganas, gahar, nakal, badung, berisik, kelam, dingin, brutal, ekstrim atau apapun kata yang akan anda pikirkan di pikiran anda semua ada di lagu ini. Apapun yang anda mau tentang sebuah band metal kawan, ada di lagu ini. Silahkan anda dengar sebuah gemuruh musik yang akan membuat anda berpikir beberapa kali untuk berpaling dari lagu yang satu ini. Lagu menggilas telinga anda dengan sangat kejam, tanpa ampun, telinga anda dipaksakan untuk mendengarkan sebuah lagu yang membuat aku sendiri takjub mendengarkannya, walau kemudian tempo lagu di turunkan di sekitar menit 1:31, hanya saja maaf itu hanya berlangsung sebentar saja, sebab di menit 1:47, telinga anda akan mendengarkan kembali sebuah getaran “halus nan brutal” yang akan menghampiri telinga anda. Dari tiga lagu yang di berikan oleh brotherku, Uus, jujur lagu ini adalah lagu yang paling “gila”, dari sisi manapun lagu ini terdengar sangat sempurna. Anda mau kata melodi, harmonisasi, setelan “tune” segala instrumental, vocal dll semua aku nilai top semua. Ketukan drum terdengar jernih dan mantap. Sound gitar begitu jernih, pokoknya apapun terdengar mantap di telinga ini. Entahlah yang pasti lagu ini rasanya begitu berbeda dengan lagu lainnya. Semua terdengar begitu jelas dan jernih nan asik untuk dinikmati. Mungkin hal ini juga didukung oleh “eksplor” musik yang lebih luas ada di lagu ini, begitu terasa perpindahan melodi dari detik ke detik, hingga begitu berat rasanya untuk tidak mendengarkan lagu ini berulang kali. Dan lagu ini …gusti begitu sangat “tight”, lagu terdengar begitu “tebal” di telinga ini.

Patah Mata Panah.
Lagu ini terdengar yang paling “heavy” dari 3 lagu lainnya yang aku dengar. Untuk lagu ini duh entahlah aku harus menulis apa, di beberapa menit pertama jujur aku belum bisa menulis satu katapun, namun tetap aku paksakan untuk menulis, aku tak mau hanyut oleh lagu yang satu ini, jadi malah dengar lag uterus tapi kagak nulis-nulis jadinya. Hahaha. Yang paling aku suka dari lagu ini adalah melodinya, silahkan anda dengan di menit 2:30 atau di menit 3:29, apakah yang kiranya akan anda dengar kawan ? sang gitaris memasukkan berbagai macam melodi yang terdengar sangat pas untuk lagu ini, ada sedikit melodi musik hard rock, power pop, juga new wave yang terdengar sangat 80’s di telinga tua ini sampai pada sebuah melodi yang begitu Reggae ? entahlah itu semua yang aku dengar dan itu menurut pendapat aku, namun melodi – melodi tersebut tetap diiringi sebuah musik yang sangat “blast”. Silahkan anda bayangkan apa yang akan anda dengan.


Kesimpulan :
Band LLOG akan menjadi sebuah “monster” yang berbahaya untuk kedepannya, hal ini aku rasakan karena band ini, terutama dari lagu baru yang aku dengar di atas tadi, segalanya telah berubah di band ini. Dikata berubah tentu perbandingannya aku lakukan dengan lagu-lagu dari album sebelumnya. Sound untuk lagu baru terdengar lebih jernih dari lagu-lagu di album sebelumnya. Melodi di lagu baru ini juga terdengar lebih melodius keren. Jauh di bandingkan dengan lagu-lagu terdahulu. “lead” gitar terdengar lebih dahsyat, dengan variasi yang lebih berkembang. Dan juga vocal disini terdengar lebih stabil. Dan satu hal yang membuat aku suka band ini karena liriknya yang menggunakan bahasa Indonesia. Keren itu bro. Salute. Kesan dari semua lagu tetaplah sama ketika pertama aku mendengarkan ketiga lagu baru ini. Keren. Jujur aku sangat suka dengan ketiga lagu ini, band ini memang telah berubah menjadi sebuah band yang sangat berbeda dari sebelumnya.

Kenalkeun Us saha drummer na bade diajar ah ngedrum blastbeat. Hahaha

Lagu didengar dengan berbagai cara, di mulai dengan mendengarkan di handphone dengan earphone, juga di dengarkan di kendaraan yang aku pakai dengan menggunakan usb, mendengarkan melalui sebuah tape yang memiliki colokan untuk perangkat usb. Juga mendengarkan lagu melalui PC. Dan juga mendengarkan dengan menggunakan earphone secara sebelah-sebelah, telinga kiri kemudian telinga kanan, bergantian untuk semua lagu. 

8 April 2018

Kamis, 26 April 2018

Selasa, 10 April 2018

CROWN OF RAGE





Sebuah nama, sebuah nama band tepatnya, hanya ketika aku melihat di sebuah iklan, hanya duh maaf iklannya di mana akupun lupa, di medsos yang manakah aku lihatnya. Hanya yang pasti yang buat aku tergerak untuk melihat atau menyimak lebih detail karena band ini kok rasanya aku kenal. Dan betul saja ketika aku acak – acak rak hahaha, aku ketemu dengan sebuah CD dari band yang satu ini, judulnya cukup menggetarkan jiwa : Victims Oppression. Dan ini sebuah CD demo yang aku juga lupa mendapatkannya dari mana, hanya yang pasti musiknya asikkkk tenan dah. Dan ketika band yang mengusung Victims Oppression ini yaitu : CROWN OF RAGE, akan merilis box set nya yang begitu terbatas produksinya, akupun tertarik untuk mencari cara agar bisa mendapatkan box setnya. Akhirnya aku mendapatkan sebuah nomor WA yang tertera di iklan box set ini, tanpa banyak berpikir lalu aku menulis sebuah kata singkat nan padat : Bro, aku mau dong boxset nya !. Cukup lah sekalimat itu saja. Sebuah kalimat yang aku tulis di jam 17:02 dan selanjutnya di jawab di jam…..17:03, cukup satu menit saja aku menunggu jawaban. Sebuah respek langsung aku berikan kepada orang yang menjawab ini, walau aku berikan sebatas dalam hati dahulu. 

Setelah lama saling menjawab dan bertanya akhirnya ada kesepakatan tentang box set ini. Ah sedap juga bisa dapat ini box set, walau aku harus menunggu, tapi taka pa yang penting nanti pun aka nada di tanganku ini. Dan dalam hubungan aku dengan orang yang mengurus box set ini diapun bertanya apakah aku pertama kali dengar materi band dia, yah aku jawab tidak, aku sudah pernah dengar musik band anda. Dan dalam komunikasi kami akhirnya aku tahu kalau aku sedang berhubungan dengan sang vokalis dari band ini. Dan sang vokalis ini begitu sabarnya berhadapan dengan metalhead tua ini, karena aku yang sering lupa ini. Hahaha. Tapi sang vokalis tetap saja santai, ramah dan friendly lah pokoknya. 

Akhirnya sebuah berita yang menggembirakan datang, di tanggal 2 Maret 2018, sang vokalis mengabarkan kalau box set sudah siap untuk di kirim ke alamat aku, hanya dia sedang menunggu kedatangan bubble wrap yang dikirim dari Jakarta. Dan tentu aku sabar saja menunggu lah. Karena dari situ saja aku sudah respek no 2 bro, kenapa ? karena anda begitu menghargai box set ini, hingga setiap detail pengirimanpun anda pikirkan agar box set ini dapat di terima dalam kondisi prima oleh penerimanya. Simpel sebenarnya untuk menilai suatu hal, cukup dari sebuah hal yang kecil, yang biasa di anggap kagak penting, tapi bagiku malah terbalik, hal kecil itu lebih penting untuk di perhatikan. 

Lewat sekitar 3 hari barang dikirim. 8 Maret 2018 barang dikirim dan tanggal 11 Maret 2018 barang sudah di tanganku. Hahaha asik bro.  Lalu aku kasih kabar balik ke sang vokalis kalau aku sudah menerima box setnya. Dan diapun menjawab : Siap om. Semoga berkenan. Maaf klo ada hal yg kurang berkenan  trus dia juga berkata : Matursuwun om atas respect dan supportnya bwt band kecil seperti kami. Sebuah kalimat yang sangat menyentuh sebenernya brother……Band kecil ???. Yang jadi pertanyaan adalah kalau band yang sudah “besar” akankah melakukan hal yang sama seperti yang anda lakukan Bro ? Yah silahkan dijawab dah. 

Yang pasti aku respek banget dengan band ini terutama dengan sang vokalisnya yang sangat ramah dalam menjawab setiap pertanyaan orang tua ini. Salut kawan. Semoga band ini menjadi lebih baik dan pastinya akan menjadi lebih “besar” dari sekarang….

Ya kan Bro Setiawan Anung  ?

11 Maret 2018

Selasa, 03 April 2018

EVISCERATED RECORDS





Pada suatu sore yang mendung, rek hujan jigana, Sebuah pencarian di mulai, pencarian di mulai dengan memasukkan sebuah kata, tepatnya sebuah nama, nah yang menjadi masalah adalah nama apa ? Hmmmm nama band dong, dan kini nama band yang aku ketik di kotak pencarian di google adalah sebuah nama band asal Indonesia yang bernama cukup kelam nan hitam : VALLENDUSK. Dan jika memang kita mencarinya melalui mbah google maka yang akan muncul di tempat teratas adalah sebuah tempat sacral bagi para metalhead di internet, yaitu : Encyclopaedia Metallum: The Metal Archives. Hahaha mungkin inilah tempat paling sakral bagi para metalhead untuk mencari keterangan dari band – band metal dari seantero dunia. Tempat yang eduan pokoke. Dan ketika aku melihat di Metal Archives [ MA ] ini untuk band Vallendusk, di tahun 2016 ada sebuah kata yang sungguh sangat menggoda iman dan jiwa, Boxed Set…..aku beneran kaget kapan juga ini Boxed Set di rilis, kok pernah ada box setnya, itulah pertanyaan-pertanyaan yang ada di benak tua ini, haduh rasanya aku memang tidak bisa mengimbangi banyaknya berbagai rilisan fisik dari band – band metal Indonesia, begitu banyak rilisan fisik yang aduhai yang memang terlewati. Duh. Dan ketika aku mengklik bagian di bagian dengan tulisan Vallendusk yang merupakan rilisan Boxed Set ini, maka yang akan muncul adalah :

Duh sudah dah syok yang terjadi karena selama aku beberapa lamanya tidak mengikuti perkembangan musik metal local dan inilah hasilnya banyak produk baru yang terlewatkan. Hadeuhhhh. Kemudian hal pertama yang aku lakukan adalah meng-klik Eviscerated records di website MA ini, dan tanpa banyak berpikir aku cek di bagian Links untuk label ini. Dan hasilnya ada 5 buah Links di situ :
Official





Dan yang paling pertama aku buka adalah di links Officialnya, karena bagiku sebuah Links Official adalah sebuah tanda keseriusan sebuah label untuk berkomunikasi dengan para pecinta label. Disini links ini aku melihat rilisan yang di produksi oleh label ini hanya yang bikin pening kepala Box Set Vallendusk ini sudah Sold Out !! haduhhhhh, aku coba juga membuka di Links : Bukalapak, juga tidak nampak produk box set ini. Sedih lah. Hahahaha tapi maaf seorang metalhead tidak gampang menyerah kawan, aku mencoba menghubungi sang pemilik label dengan mengirim surat elektronik dan juga mengirim pesan di account facebook label ini. Aku menulis atau tepatnya bertanya apakah box set Vallendusk ini masih tersedia atau tidak dan aku juga menuliskan no handphoneku agar sang pemilik label dapat langsung berkomunikasi dengan aku. ….akhirnya sebuah aku dapat jawaban dan aku mendapatkan no WA sang pemilik label. Hahahaha asikkkkk dah. Aku pun kemudian berkomunikasi dengan sang pemilik label ini, dan tentu aku utarakan keinginan ku untuk membeli Box Set Vallendusk dan juga Box Set Fromhell produksi label ini. Dan awalnya aku kecewa karena Box Set Vallendusk memang sudah tidak tersedia lagi di stock label ini, hanya kemudian  sang pemilik label pun berkata : “saya save dulu nomernya om. barusan saya udah ngechat temen saya yang diduga nimbun kaset vallendusk om”, sebuah kalimat yang begitu bikin senang sebenarnya, karena tidak semua orang apalagi pemilik label mau melakukan itu ke seseorang yang dia tidak kenal. Tapi sang pemilik langsung dengan baiknya membantu aku untuk mendapatkan Box Set Vallendusk. Itu satu poin yang aku sangat hargai brother. Thanks pokoke. 

Dan keesokan harinya sebuah berita datang dari sang pemilik label : “Om Kai, ini temen yang di Jambi ada yang mau jual boxset vallendusknya..cuma minus handnumber sama patchnya om”. Dan berita itu cukup membuat aku senang walau Box Set Vallendusk nya tidak lengkap sesuai dengan seharusnya tapi aku cukup puas dengan keberadaan Box Set Vallendusknya. Dan tak lama akupun langsung ngobrol dengan sang pemilik label ini untuk pengiriman 2 buah box set yang aku pesan. Dan tak lama setelah barang di kirim oleh sang pemilik label, diapun memberi kabar : “sudah meluncur om..kebetulan kemaren nemu patch vallendusk 1, jadi saya selipin”. Sebuah perkataan yang sangat simple sebenarnya tapi jujur itu akan memberikan pandangan yang berbeda tentang sang pemilik label yang satu ini.

Sang pemilik label mengaku kalau labelnya masih merupakan sebuah label yang “ecek-ecek”, haha, terserah dia mau berkata apa, yang pasti aku sangat menghargai setiap kita berkomunikasi, baik responsenya, cara menjawab dll yang membuat aku merasa kalau orang ini asik. Tak ada kesan sombong. Yah pokoknya ini label recommended dah. Salut. Label anda akan menjadi besar brother. Percayalah.

Iya kan Muhammad Suharto Trywibowo ?

17 Maret 2018