Selasa, 12 Desember 2017

ANGEL OF DEATH - TRIBUTE TO BIG FOUR [ 2017 / SYMPHONIC PROGRESSIVE BLASTING POWER METAL / CD ]







Ehmmmm hiahhhhhhhhh, akhirnya album kedua ini ada di tanganku juga, walau sudah di tagih sekian lama, eh baru datang barusan, dasar pikaseubeuleun eta si Ical. Yah tapi mungkin aku juga harus sabar, sebab mungkin dia juga lagi sibuk mengurusi berbagai macam acara ataupun juga mengurusi labelnya atau juga mungkin mengurusi hal lainnya yang membuat dia bisa saja lupa akan sesuatu. Yah hal yang lumrah kaleeeeee. 

Tribute album, ciah gaya…..sebuah album Tribute yang di usung untuk menghormati para legenda yang ada di dunia musik metal, dan yang terpilih oleh band ini ada 4 buah band metal legendaris yang rasanya hampir semua penggemar musik cadas akan tahu band – band ini, dan yang mungkin juga rasanya para penggemar musik cadas sudah mengenal dengan baik lagu – lagu mereka semua. Yah karena 4 band ini bisa di katakan adalah “raja” dari yang namanya “scene” musik thrash metal dunia. Membuat sebuah album Tribute pastilah memiliki 2 sisi yang menarik untuk dikaji, dan kedua sisi itu menurut aku adalah  :
1.    1. Tribute album adalah sebuah proyek album yang didasarkan pada mendaur-ulang sebuah lagu atau beberapa lagu untuk di nyanyikan kembali dengan caranya sendiri. Sebenarnya mudah saja kalau hanya untuk “meng-cover” sebuah lagu dari sebuah band, karena lagu tersebut telah ada, telah dikenal dan telah ada dasar nadanya dan lain sebagainya. Dan perkara “meng-cover” ini menjadi perkara yang begitu mudah ketika sebuah band benar-benar “meng-cover” habis apa adanya dari sebuah lagu. Dan kalau memang “meng-cover” habis ini terjadi lalu apa tidak lebih baik mendengarkan lagu dari band aslinya saja.
2.    2.  Hal lain yang menjadi beban bagi sebuah band untuk membuat sebuah Tribute adalah tentu juga membuat Tribute album ini menjadi begitu menarik agar para pecinta musik cadas dapat menerimanya dengan lapang dada. Mereka tertarik untuk mendengarkannya bahkan tertarik untuk membeli albumnya untuk dikoleksi.

Dan semua beban itu akan menjadi “ringan” ketika band yang membuat album Tribute tadi “mengoyak” habis sebuah lagu hingga menjadi seperti sebuah lagu baru, bahkan membuat lagu tersebut menjadi lebih menarik untuk dinikmati di banding aslinya. Itu kunci sebuah Tribute album menurut aku ini, agar sebuah album Tribute dapat di terima oleh banyak orang.  Sudah begitu banyak album tribute di dunia musik cadas, ada yang berupa album kompilasi dari banyak band,  ada pula yang merupakan album dari band tertentu yang menyanyikan lagu-lagu yang merupakan lagu-lagu yang memberikan pengaruh terhadap band tersebut. Dan dengan sendirinya, penilaian  semua album-album tribute ini akan berpulang lagi kepada penilaian masing-masing pendengarnya. Dan dalam penilaianku selama ini, banyak album tribute yang begitu sangat menarik untuk dinikmati, namun ada pula album tribute yang begitu membosankan untuk di dengarkan. Nah yang jadi pertanyaan saat ini adalah tentu bagaimana dengan album tribute yang di usung oleh band dengan nama Angel Of Death ini, akankah sangat menarik untuk dinikmati dan sekaligus di koleksi atau album ini hanya akan terlewati begitu saja tanpa ada rasa apapun seperti angin lalu yang berhembus. UHhhhh  panasaran tingkat dewa.

Zal………ya Om……..iraha tuh album kadua teh? Meuni geus ateul ieu ceuli, hoyong mendengarkan lagu baru, sekaligus juga pengen tahu seberapa “maju” permainan musik band kau ini…….wah teuing Om………Har kumaha ari Ical ( panggilan sayang ! awwwww ) , kalau band the kudu merilis album lah, karek eta di sebutna band……iya Om…….kayaknya mau rilis album tribute dulu Om……..hahahahaha bae ah rek album naon oge yang penting album weh…..
Percakapan di atas, aku juga lupa kapan itu, yang pasti dalam beberapa minggu kemudian ada beberapa lagu mampir di email atau di wa aku untuk di perdengarkan…..ckckckckckckck…..dan yang di Tanya oleh sang pengirim lagu….Om, kurang apanya……..kurang banyak lagu na. hahai

Mari kita mulai :
1.      Detail :
Band                            : ANGEL OF DEATH
Album Title                 : TRIBUTE TO BIG FOUR
Tahun Rilis                  : 2017
Label                           : METAL MILITIA99 PRODUCTION
Engineered                  : Wig
Executive Producer     : Faizal
Produced By                : ANGEL OF DEATH & METAL MILITIA99 PRODUCTION
Recorded @                : TR Record Studio
Mixed                          : Wig & Yusuf Hidayat
Mastered                    : Ocean Studio by Willy
Artwork                       : Bvll Metal Art [ USA ]
Cover Layout               : Faizal
Format                          : JEWEL CASE CD
UPC                             : MM99PROD-003/2017

2.      Band :

Faizal – Vocal
Okky- Guitar
Denny – Bass
Adji – Drum


3.      Band Information :
Ig : @angelofdeath_official
Fb : @angelofdeath.official
Twitter : @AOD_MILITIA
Reverbnation : https://www.reverbnation.com/angelofdeathofficial 

ANGEL OF DEATH BASECAMP
At METAL MILITIA99 STORE :
Jl. Raya Cimuncang Sukaraja Sukabumi Jawa Barat Indonesia
Phone : +62 857 21646461 / W.A +62 858 63322699
Email : metalmilitia99prod@gmail.com

4.      Kemasan :
1.   CD ini di terima dalam keadaan tersegel plastic dengan rapi, dan CD ini juga dikemas dengan menggunakan lapisan luar yang dalam dunia pengepakan sebuah CD di sebut Slipcase. Haha. Ada dua hal [ menurut aku ] yang membuat sebuah band memutuskan untuk memakai slipcase ini, :
- kahiji : slipcase digunakan oleh sebuah band jika gambar cover art nya mengandung gambar yang “berbahaya” untuk dilihat oleh umum.
- Kadua : slipcase digunakan agar tampilan dari CD ini menjadi lebih berkelas dan keren.
Dan penggunaan slipcase untuk album ini aku ga tahu alasan mana yang dipakai. Hanya yang pasti dengan penggunaan slipcase ini kadang membuat orang menjadi penasaran untuk melihat gambar cover art yang tersembunyi.
2.      CD di kemas dalam versi Jewel Case. Sebuah kemasan yang paling aku suka. Jadi top dah nih CD.
3.    Selanjutnya cover depan atau yang di sebut booklet cd.  Jujur ketika aku membuka booklet CD ini aku merasa agak sedikit kecewa, kenapa kok tipis banget bookletnya. Booklet dibuat memanjang, tidak dibuat terpisah perhalaman. Tanpa ada lirik yang tercetak. Yah mungkin aku kecewa dengan hal ini, tapi yang membuat aku cukup senang karena di booklet tersebut ada tanda tangan para personil band ini. Yahud juga dah. Termasuk ada foto – foto para personil band ini.
4.      Cover belakang cd juga mantap dah, desain terlihat cukup asik untuk di lihat, track lagu di tulis dengan ukuran yang kecil saja, jadi bikin mata tua ini tambah melotot aja jika ingin melihatnya. Hadeuhhhh.
5.     Rasanya asik juga kalau para personil band yang kebetulan berjumlah 4 orang ini, difoto dengan memakai kostum yang sesuai dengan “icon” band yang mereka buat tributenya. Hahaha.

Tracks :
Kahiji : Death Rider [ Original By Anthrax / from 1984, album : FISTFUL OF METAL ]
Dalam ingatan yang telah tua ini, lagu Death Rider ini adalah salah satu lagu dari Anthrax yang paling aku ingat, dan tentu ingatan aku akan lagu ini begitu menempel di memori. Karena lagu ini memang sedap abizzzzz. Dan ketika aku dengar yang versi A.O.D. ini hadeuh, reuwas, terkejut sekaligus kagum aku. Lagu dihantam di awal dengan campuran alunan simponi dan tentu juga distorsi serta suara vocal yang ciamik, membuat lagu ini menjadi begitu menarik untuk dinikmati. Yang pasti lagu ini menjadi seperti sebuah lagu baru saja, karena memang A.O.D. membuat aransemen lagu ini begitu sangat “jauh” dari aslinya. Segalanya begitu sedap di lagu ini, A.O.D. memainkan musiknya dengan begitu rapi, “ganas” dan sangat melodius dengan olah vocal yang juga begitu dashyat. Pantas dah lagu ini menjadi lagu pembuka bagi album ini. Masuk dalam kategori lagu favorit.

Kadua : Discipline [ Original By Slayer / from 2001, album : GOD HATES US ALL ]
Diawali dengan sebuah alunan simponi yang membuat aku menjadi begitu terpana dan terdiam mendengarkannya, asik memang, mendengarkan sesuatu yang lain dari biasanya akan membuat “rasa” anda menjadi berbeda. Berbeda karena anda akan menjadi begitu penasaran dengan apa yang akan anda dengar di detik selanjutnya, seperti di detik 00:21 – 00:30, anda akan mendengar sebuah “hantaman” permainan drum yang sangat yahud…salut untuk Adji…ajarkeun lah ulin drum bro. hehehe. Kembali aku terdiam dengan bulu kuduk yang berdiri ketika aku dengar sebuah manuver musik yang begitu sangat variatif, naik turun laksana rollercoster metal yang begitu sedap untuk dinikmati yang mendera telinga dengan “kejam”, tak percaya….silahkan anda dengarkan lagu ini di waktu 01:00 – 01:28, dalam 28 detik anda akan menikmati sebuah alunan musik nan dahsyat yang akan membuat anda takjub. Aku jamin. Masuk dalam kategori lagu favorit.

Katilu : Kill the King [ Original By Megadeth / from 2000, album : CAPITOL PUNISHMENT : THE MEGADETH YEARS ]
Jujur saja aku benar-benar lupa lagu ini seperti apa aslinya. Tak ada sedikitpun memori yang bikin aku ingat akan lagu ini, mungkin karena aku sudah lama tidak menikmati band yang satu ini. Jadi anggap saja ini lagu baru dari band A.O.D., hahahaha. Pissss. Pertama ketika aku membaca judul lagu nya aku pikir ini adalah lagu dari band Rainbow. Hahaha. Tapi hei inikan album tribute to big 4, jadi aku pikir lagi pasti bukan. Karena seperti di awal tadi aku ga ingat sama sekali tentang lagu Megadeth yang satu ini. Lagu di awali dengan sebuah riff yang sangat indah, dan selanjutnya adalah deraan musik yang menusuk telinga dengan tanpa ampun, menyajikan sebuah musik yang aku rasa salah satu yang paling melodius yang pernah aku dengar. Masuk dalam kategori lagu favorit.

Kaopat : Repentless [ Original By Slayer / from 2015, album : REPENTLESS ]
Uh lagu mantap nan sedap dari Slayer bagi dunia musik thrash metal. Dengan riff lagu yang sangat familiar di telinga para metalhead. Dari semua lagu yang ada di album ini, mungkin lagu ini yang paling jelas “frame” lagu asalnya. Hanya lagu ini oleh A.O.D. dibuat lebih “kejam”, dengan alunan simponi yang di barengi dengan berbagai distorsi, lagu ini menjelma menjadi sesuatu yang lebih dahsyat dari aslinya. Dan sang vokalis di lagu ini  bikin aku merinding lagi, ketika sang vokalis menghantam ruang telinga ini dengan teriakan yang bikin takjub kembali, di detik 00:08 – 00:24, buset dah panjang bener nafasmu Zal. Edan keren itu bro. Selanjutnya lagu di aransemen dengan kombinasi alunan simponi dan distorsi yang silih berganti mengisi ruang lagu, di tambah dengan “lead” gitar yang sangat edannnnnnnn…ajaran lah Okky ulin gitar..hihihihi. Pokoke lagu ini nimat nan gurih. Masuk dalam kategori favorit.

Kalima : Soldier of Metal [ Original By Anthrax / from 1984, album : FISTFUL OF METAL ]
Lagu Tentara Metal hiyahhhhhhhh, lagu favorit juga ketika aku muda dulu, lagu yang diusung Anthrax ini memang top untuk dinikmati, lagu ini begitu “raw” dan “liar”. Lalu bagaimana dengan versi yang dinyanyikan oleh A.O.D., kira-kira bagaimana akan terdengar ? ehmmmm dengan alunan simponi dan rangkaian distorsi yang mantap, lagu ini menjadi begitu sempurna untuk didengarkan, dan di lagu yang satu ini, olah vocal terdengar menjadi sangat “black metal”, entahlah aku yang salah dengar atau memang itulah adanya. Sulit bagiku untuk menulis tentang lagu yang satu ini, selalu saja terdiam ketika aku akan mulai menulis, walau kertas sudah dihadapanku dan bolpoin sudah di tangan tetap saja aku malah lebih enjoy untuk menikmati lagu ini, tangan ku tak bergerak sedikitpun untuk menulis. Jadi seperti kata aku selalu Musick is magic, itulah yang terjadi, keajaiban sebuah lagu akan membuat anda malah terdiam saja, tak ingin melakukan apapun, duduk dan dengarkan saja mungkin itu perintah sang otak ketubuh kita. Yang pasti lebih baik dengarkan saja lagu ini. Masuk dalam kategori favorit.

Kagenep : Sudden Death [ Original By Megadeth / from 2011, album : TH1RT3EN ]
Kali ini lagu dimulai dengan raungan distorsi nan indah, “lead” gitar memuntahkan nyawa metal ke lagu ini dengan brutal, turun naik menerjang segala ruang indera dengar, sampai kemudian di 00:55 sebuah riff nan dahsyat mengganti ruang bunyi, uhhhhh permainan gitar yang jempol bro dan akhirnya di menit 01:07 sebuah kata yang dihentakan sang vokalis dengan rasa “benci” ……Lies, duh kembali sebuah vocal dengan olahan laksana musik black metal kembali terasa dengan indah. Eit sebentar dulu kok rasanya tidak terdengar alunan simponi di lagu ini ?...ehmmm ada rupanya dan itu baru terdengar di 02:38 …apa aku yang salah dengar atau ga, ya aku ga tahu. Kemudian kini anda bayangkan sebuah lagu yang merupakan “adukan” dari alunan simponi plus riff super keren ditambah lagi sebuah ketukan drum yang terdengar seperti kereta cepat yang sedang melaju lalu dilanjutkan kembali dengan “lead” gitar yang sama “gila” nya terdengar melodius sekaligus brutal menghampiri kedua daun telinga ini, aku hanya terdiam memejamkan mata dan membayangkan bagaimana rasanya jika aku yang memainkan sendiri musik tersebut….pasti sedappppppp. Nah itu adalah durasi musik tanpa vocal yang dimainkan A.O.D. mulai dari menit ke 02:38 sampai ke menit 04:30…. Uhhhhhhh saya suka saya suka. Edan tenan ini lagu. Masuk dalam kategori favorit.

Katujuh : The Unforgiven [ Original By Metallica / from 1991, album : METALLICA ]
Kalau membaca judul lagu ini, maka yang tergambarkan adalah sebuah lagu balada yang sangat indah untuk dinikmati di satu sore dengan ditemani secangkir kopi panas. Dan ketika aku akan mendengar pertama kali lagu ini menurut versi A.O.D., yah tentu aku juga ber siap-siap melakukan hal di atas tadi. Duduk di kursi dan lagu mulai aku “play”. Awalan sih memang terdengar sama, petikan gitar dengan melodi yang begitu dikenal indah, lalu hadir alunan musik simponi, hanya ketika berjalan beberapa detik, di detik ke 00:27 – 00:43 blasssss rangkaian distorsi mulai mencerca telingaku dengan bengis tanpa ampun, diiringi dengan suara vocal yang “growl” di awal, lalu kemudian meninggi dengan indahnya, terbayang sebuah teriakan yang sangat mantap,  uh sampai merinding aku mendengarnya. Dan selanjutnya aku mendengarkan sebuah versi lagu, yang aslinya merupakan lagu balada, di buat menjadi sebuah lagu yang begitu energik nan mantap, dengan “lead” gitar yang begitu asik, hantaman drum yang “bulat” serta suara bas gitar yang juga sangat melodius dan rasanya aku tak perlu berkomentar tentang vocalnya, yang pasti silahkan dengarkan saja, bagaimana sebuah lagu balada yang bertransformasi menjadi sebuah lagu yang berisikan begitu banyak “rasa” metal. Sebuah lagu balada yang dibuat menjadi sangat “rumit” oleh band ini. Aku sangat suka dengan lead gitar di lagu ini, duhhhh kudu belajar beneran ini pada sang gitaris, coba di menit 03:13 sampai di sekitar menit 03:40. Takjub. Masuk dalam kategori lagu favorit.

Kadalapan : Where Ever I May Roam [ Original By Metallica / from 1991, album : METALLICA ]
Diambil dari sebuah album yang mungkin dapat dikatakan paling laris di jajaran katalog band Metallica. Sebuah album juga yang katanya dapat diterima oleh berbagai kalangan penikmat musik selain metal. Yah dan lagu ini juga adalah salah satu lagu favoritku dari album yang rilis di tahun 1991 ini. Nah rasa penasaran memang begitu dahsyat dirasakan hingga lagu ini adalah lagu pertama yang aku dengar dari album ini, dengan awalan sebuah alunan simponi, yang kemudian berubah menjadi alunan simponi yang diiringi oleh sebuah raungan distorsi nan keren. Dan selanjutnya anda akan mendengarkan sebuah variasi musik yang begitu mantap, hingga kembali membuat anda tercengang sekaligus merasakan kepuasan ketika mendengarnya. Tak percayakah anda …..dengarkan saja. Itu saja. Masuk dalam kategori favorit.

Kasimpulan :
1.      A.O.D. telah berubah menjadi sebuah band yang begitu “maju”, maju dengan sangat signifikan dalam segala hal terutama tentu yang berhubungan dengan permainan musiknya. 

2.      Di album ini “sound” terdengar lebih baik dari album sebelumnya. Terdengar lebih “clear” dan “tajam”

3.      Di album ini anda akan di ajak “jalan-jalan” ke berbagai aliran musik metal yang ada didunia ini.  A.O.D. di album ini “cerita” nya me-recover berbagai lagu dari para “dewa” Thrash Metal, tapi kenyataannya A.O.D. menghadirkan berbagai elemen musik metal yang begitu banyak, ada Black Metal, Thrash Metal, Death Metal, Gothic Metal, Power Metal, Heavy Metal, Progressive Metal, Melodic Metal bahkan Hard Rock. Anda memang “gila” A.O.D.

4.      Dan jujur aku amat sangat terkesan dengan sang vokalis, bukan karena ku kenal orangnya, tapi memang karena olah vocal yang dia sajikan di album ini memang yahud dan top. Aku adalah penikmat musik yang sangat menyukai seorang penyanyi yang bernyanyi sampai suara meninggi apalagi kalau sampai berteriak sampai polllllllllll habis suaranya, duh itu sebuah hal yang membuat adrenalin bergerak naik di otak. Sedap untuk menikmatinya. Dan di album ini Faizal melakukannya dengan sangat baik, di banyak bagian lagu di album ini dia berteriak habis – habisan dengan lantangnya. Pollllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll keren anda bro.

5.      Bagi anda yang suka dengan musik Thrash Metal terutama yang menyukai 4 band yang di aransemen ulang lagu – lagu nya oleh A.O.D., album ini adalah sebuah album alternative bagi anda untuk didengarkan, karena ada sesuatu yang “berbeda” di album ini.

6.      Album ini adalah album yang amat sangat layak untuk anda koleksi. Biarkan CD album ini ikut berjajar di jajaran rak CD anda dengan gagah.

7.      Aku membayangkan, hanya membayangkan saja ya kawan, apa yang terjadi jika album ini selain adanya alunan musik simponi, juga disisipi oleh juga paduan suara. The Choir From Hell. Duh ga kebayang seperti apa “gilanya”

8.      Band ini memiliki genre dengan nama : SYMPHONIC PROGRESSIVE BLASTING POWER METAL. 

Dan kembali penghargaan terbesar bagi sebuah band adalah dengan membeli cd original dari band tersebut. Cukup itu saja ! Dan cd ini sangat layak untuk anda koleksi. Sangat aku rekomendasikan. Belilah cd band ini dan simpanlah sebagai sebuah harta. 

Maaf jika ada kata yang kurang berkenan atau menyinggung anda, tak ada maksud saya untuk itu, yang ada hanyalah seorang metalhead yang sudah tidak muda lagi,  yang masih cinta musick cadas nan bising dan cinta untuk ber headbanging ria saja. Itu saja.

Siang, 3 Desember 2017.

Minggu, 20 Agustus 2017

MUSICK



Musik adalah sesuatu yang akan mengikuti perjalanan hidup anda, dan yang pasti musik juga akan memberikan sebuah arti bagi sebuah kehidupan. Kehidupan tidaklah selalu berjalan sesuai dengan yang kita inginkan, ada kalanya kehidupan yang kita hadapi akan membuat kita : gembira, sedih, berduka, bersuka, terluka, sakit, menderita, senang, sendirian, kesepian dan lain sebagainya. Hal itu sama dengan musik, musik yang ada di dunia memiliki berbagai macam jenis, yang di sesuaikan dengan selera setiap manusia yang menjadi penikmatnya, mulai dari musik Klasik sampai kepada musik Extreme. Dan biarkan hati anda yang memilih musik yang anda suka, jangan memilihnya dengan pikiran anda. Hanya yang juga harus anda ingat adalah jagalah keseimbangan dalam hati anda, musik yang anda dengar akan memberikan anda keseimbangan itu, apapun jenis musik yang sangat anda nikmati, keseimbangan akan anda dapatkan dengan mendengarkan berbagai jenis musik yang ada di dunia ini, janganlah hanya menikmati satu jenis musik saja, karena itu akan membuat anda menjadi begitu membatasi diri sendiri. Anda seperti hidup hanya dalam suatu ruangan saja, anda tidak tahu dengan kehidupan yang lain. 

Musik juga adalah salah satu pintu dari berbagai pengetahuan. Apa iya ? Berbagai format fisik musik telah lama ada di dunia. Format fisik musik ini merubah semua tatanan hidup manusia. Ketika diciptakan sebuah bentuk musik yang dapat di perdengarkan ulang, maka di masa itu pula kehidupan manusia menjadi berbeda. Musik berkembang menjadi sebuah hiburan yang sangat merakyat. Manusia menjadi terhibur ketika mereka mendengarkan suara manusia lainnya sedang bernyanyi ataupun terhibur sekedar mendengarkan sebuah rekaman dari berbagai alat musik yang di rekam. Hiburan yang sangat sederhana ini menjadi begitu dahsyat menghantam kehidupan manusia. Manusia kemudian mencari cara dari masa ke masa agar hiburan yang sederhana ini menjadi lebih mudah untuk mereka nikmati di manapun dan kapanpun. Di situlah pengetahuan terjadi. Lalu di mulai lah sebuah era dimana musik menjadi demikian berkembang, berbagai pengetahuan mulai menyeruak ke permukaan seiring dengan perkembangan musik yang demikian menakjubkan. Pengetahuan tentang cara rekam, cara mengaransemen musik, cara mendesain fisik musik, cara mendistribusikan fisik musik, cara menjual fisik musik, cara memasarkan fisik musik dan sebagainya. Bisa anda bayangkan seberapa besar pengetahuan ini berkembang. Begitu dahsyat dan membuat siapapun takjub melihatnya. Anda bisa lihat ketika sebuah format fisik musik bernama piringan hitam berkembang, lalu tergantikan dengan sebuah revolusi dengan nama Pita Magnetik atau Kaset, lalu berkembang lagi dengan menjadi format Compact Disc dan seterusnya. Semua berasal dari musik.

Musik adalah sesuatu yang sangat ajaib kawan, sesuatu yang dapat menyembuhkan hati anda seketika. Tak perlu obat yang begitu hebat, untuk hati anda hanya musik yang dapat gunakan. Anda percaya kawan ?
Music is a magic ! So explore it as much as you can ! Dig it deep

Kamis, 17 Agustus 2017

LAUREATE LORD OF GODS - LAW MASS HATE [ 2017 / BLACK METAL / CDr ]







Hari Sabtu, 18 Mei 2017, Jam 17.01, sore cui. Sebuah pesan dikirim oleh seseorang yang (maaf) aku lupa siapa, sekilas namanya terasa aku kenal hanya saja memori tua ini sudah lupa. Maafkan, hanya mungkin kita pernah bertemu di Cihapit rasanya atau gimana dah aku juga lupa kawan maafkan pokoknya aki metal ieu. Pesan di kirim melalui FB ini berisikan sebuah pesan kalau sang pengirim pesan ini adalah kawan dari seorang kawanku juga di Cihapit, wowwow, C.S.O.R. Dan pesannya adalah tentang permintaan alamat aku karena beliau ingin mengirimkan sebuah CD. Uhhhhh begitu aku membaca pesan ini di keesokan harinya, aku langsung mengirimkan pesan juga yang berisikan alamat lengkapku. Hahaha, di tawari sebuah CD, siapa yang nga mau, apalagi jika anda adalah seorang CD addict. Wataw.. Dan akupun bertanya apakah nama band anda ini, beliau menjawab : L.L.O.G sama Moses Bandwidth. Wow tentu saja aku tahu dengan band Moses Bandwidth, tapi LLOG, duh maaf aku belum tahu. 
Dan beliau pun berjanji akan mengirimkan CD bandnya kepadaku. Lama ku tunggu sampai akhirnya aku pun sudah lupa, hingga pada suatu hari di bulan Juni, tepatnya tanggal 18 Juni, ada sebuah paket yang di tujukan kepadaku. Perasaan aku tak memesan apapun di bulan Juni tersebut, kok bisa ada paket yang di tujukan untukku ? Dan memang setelah di buka, barulah aku ingat tentang CD yang di janjikan oleh sang pengirim pesan. CD LLOG akhirnya menampakan diri.

Mari bedah isi cd ini.

1          1.  Detail :
Band                                     : LAUREATE LORD OF GODS / L*L*O*G*
Album                                   : LAW MASS HATE
Type                                      : Full Album
Tahun Rilis                            : 2017
Label / Origin                        : PLAT-D RECORDS / Bandung
Produser                               : LAUREATE LORD OF GODS
Eksekutif Produser                : PLAT-D RECORDS
Co. Produser / Layout            : Andy Grey
Art                                          : Diez Revenge Art
Recorded / Mixed / Mastered : Lingkar Hitam Studio
Engineered :                           : Doni Fauzy
Format                                    : Jewel Case CDr
UPC                                        : PR004 / PlatD004
Female Vocal                          : Melinda Rostiyanti
Band Contact                          : 0852 – 2358 - 7403

2.    Band :
Uuz Abu Sofyan                  : Guitars
Rifkie Filandani Alghazali    : Guitars
Boy Nazrael                         : Vocals
Abraham                              : Bass
Angga Suryadipraja             : Drums

3.    Kemasan :
1.    Ketika cd ini sampai ke tangan ini, aku melihatnya dengan suka cita karena cd di buat dalam versi jewel case, ah sebuah versi yang paling aku suka. Asikk pokoke.
2.    Dilanjutkan dengan membuka segel plastic yang melingkupi cd ini dan di mulailah penglihatan sambil melotot sadis terhadap isi cd ini, dan yang pertama di comot tentu adalah cover depan atau yang biasa di sebut booklet. Booklet di produksi dengan sangat baik, hanya saja terlihat ketika booklet ini di staple tidak di posisi tengah. Jadi antara sebagian halaman depan dan belakang tidak rata.
3.    Hal unik yang aku lihat dari booklet ini adalah kata terimakasih dari para anggota band ataupun band ini sendiri di posisikan di halaman depan booklet ini, kalau biasa kata terimakasih akan di posisikan di belakang booklet, biasa di posisikan di beberapa  halaman booklet berakhir. Haha keren bro.
4.    Di halaman paling akhir dari booklet ini terlihat ada bekas “tekanan” dari casing cd bagian tengah bulat, hingga booklet ada sedikit terlihat kurang sedap di pandang. Tapi jangan salah kalau ini menandakan kalau booklet ini di buat tebal. Aha ini yang membuat aku “agak” tidak peduli dengan hal itu, tapi tetap aku tulis sebagai satu hal yang perlu juga di perhatikan di kemudian hari.
5.    Cover belakang CD mantap dah, terlihat sangat baik juga. Di posisi dalam dari cover belakang ini aku lihat ada sebuah simbol yang aku pikir mungkin salah cetak atau bagaimana karena tidak “terbalik “, yah akupun nga tahu tentang hal ini. Keren

4.    Track Song :
1.    Interlude 1:06                
Semua di mulai dengan sebuah dentingan suara dari suatu alat musik yang di petik, entah apa yang di gunakan untuk dimainkan. Hanya yang pasti intro ini menyatakan bahwa segalanya akan dimulai dengan sebuah kekelaman, kegelapan, dingin dan tentu saja Hitam. Musik di lagu ini sangat unik seperti perpaduan antara beberapa jenis musik yang di padukan menjadi sesuatu yang berbeda.
2.    Mahkota Dosa 4:45
Ehmmm di awali dengan sebuah permainan keyboard yang mendayu hanya terasa kelam, lalu tak lama kemudian blassssss, sebuah musik dengan tempo cepat mulai beraksi dengan tanpa jeda, lagu menjadi lebih dahsyat ketika sebuah suara yang berasal dari suara sang vokalis yang “rasp” ( atau shriekatau scream monggo saja), uh menambah kelam lagu pertama dengan vocal ini. Hingga kemudian di pertengahan lagu tempo mulai di percepat lagi hingga wow mantap dah nih lagu. Tak lama kemudian terdengar suara vocal menjadi biasa saja tanpa suara vocal rasp yang biasa menjadi ciri dari band dengan aliran Black Metal. Hmmmm perpaduan yang cukup mengasyikan memang untuk mendengar sebuah lagu dengan variasi yang di buat sedemikan rupa, hingga memang menarik untuk di nikmati. Lagu ini menjadi lagu favorit aku yang pertama.      
3.    Parodi Tirai Berwajah 3:55                  
Awal lagu ini di buat dengan sound yang sangat Heavy Metal, walau ini lagu tidak aku sebagai lagu yang jelek, maaf, hanya lagu ini terasa sangat monoton dan membosankan. Walau tempo lagu juga di buat variatif hanya terkesan kalau musik seperti di ulang – ulang.
4.    Dirajam Angkara 5:19
Death Metal sound bro ? ehmmm agak terdengar sound itu di awal lagu ini, kembali sebuah variasi lagu yang sangat mengasyikan akan anda dengar di lagu ini. Tempo yang variatif, sound yang asik, di tambah dengan olah vocal yang cukup membuat anda akan duduk tenang sambil mendengarkan sebuah lagu dengan harmonisasi yang sangat mantap. Ciamik pokoke lagu ini. Hanya sayang di cetakan lirik lagu ini ada sebagian lirik yang hilang aku rasa. Bahkan ada sebagian lirik yang mungkin tidak di posisi atau baris yang seharusnya. Duh sayang bener, padahal lagu ini, maaf, menjadi lagu favorit ke 2. Haha. Keren nih lagu.  
5.    Harubilur 3:00
Sambil berheadbanging aku menikmati lagu yang satu ini, berbeda dari lagu – lagu sebelumnya lagu ini terdengar lebih ciamik dari segala segi, baik aransemen, sound, tempo, olah vocal, lead gitar yang asik, permainan keyboard yang ciamik, ah pokok n amah ieu lagu asik berat dah. Hanya ketika sang vocal menyanyikan lagu ini dengan vocal biasa saja, di mulai          dengan lirik di baris ke lima sampai ke delapan, nah di pas akhir lirik aku mendengar suara agak sedikit fals bro, pas kata “menanti”.. Aku ulangi lagu ini beberapa kali takut aku salah dengar, tapi itulah yang aku rasakan ketika mendengarkannya.
6.    Mass Law Hate 3:41
Sebagai lagu dari judul album  ini aku membayangkan kalau lagu ini akan edan abiss, tapi nyatanya aku mendengar sebuah lagu yang hampir sama dengan lagu nomor 3, lagu ini terklesan sangat “kaku”. Mungkin aku rasa sound lagu ini sepertinya kurang pas dengan lagu ini. 
7.    Surga Sengketa 4:51
Apa yang kira – kira akan anda bayangkan ketika sebuah lagu dengan formula Black Metal di mainkan dengan berbagai variasi dengan olah vocal dan olah lirik seperti ini : 4  baris lirik pertama di isi dengan rasp vocal, selanjutnya olah vocal biasa mulai menyanyikan baris lirik ke lima, ke enam, berbarengan baris lirik ke tujuh sebuah riff nan edan menghantam telinga lalu baris lirik ke delapan berakhir, kemudian rasp vocal kembali membahana di baris lirik ke 9 dan ke 10, lalu tempo di hajar “blastingan” nan edan, selanjutnya olah vocal rasp kembali menyanyikan baris lirik ke 11 sampai baris lirik ke 14, selanjutnya di baris lirik ke 15 vokal kembali berubah menjadi biasa sampai ke posisi baris lirik ke 18, lalu di baris lirik ke 19 sampai ke baris lirik ke 23 olah vocal kembali ke rasp vocal, kemudian blassss aku tercengang ketika baris lirik ke 24 sampai ke baris lirik ke 27 menjadi pembacaan Puisi, hadeuh edan band ini, setelah pembacaan puisi lalu di mulailah sebuah melodi yang berasal dari sebuah musik akustik yang ciamik yang di barengi dengan alunan suara keyboard yang mendayu-dayu, ahhhh sedap lah, dan lagu di akhiri dengan menyanyikan baris lirik ke 28 sampai ke 31 dengan suara vocal yang biasa. Hahahaha edassssssssssssssssss ieu lagu. Ini yang pasti menjadi sebuah lagu favorit ke 0, hahaha. Terbayangkah di benak anda sekarang bagaimana lagu ini jika anda dengarkan ? Silahkan dengar kawan.
8.    Metal Heart 4:47
Band asal Jerman, Accept, yang memiliki lagu ini, sebuah lagu Heavy Metal yang di padukan dengan sebuah lagu klasik, yang memang ketika lagu ini, yang juga judul albujm mereka di rilis, lagu dan album ini menjadi salah satu album dan juga lagu favoritku, Dan LLOG mencoba untuk menyanyikannya kembali dengan sebuah “rasa” yang berbeda dari aslinya. Di awal lagu uh tempo lagu rasanya seperti di perlambat hingga berkesan gloomy doomy, hahahaha asik. Dan lagu ini juga menjadikan keyboard menjadi satu pengiring lagu yang membuat lagu ini menjadi lebih “sedap” untuk di nikmati. Di sisipi lead gitar yang juga aduhai. Ah pokoke lagu ini menjadi sebuah lagu yang berbeda dah. Hailz Heavy Metal.
9.    Ravenna 4:09
Ehmmmm sebuah lagu nan Gothic menghantam ruang dengar saat ini. Jujur saja lagu ini akan menjadi sebuah lagu yang lebih edan jika tempo lagu sedikit di percepat. Aku mendengar sebuah tempo lagu yang kurang pas dengan lagu ini. Dan maafkan kalau aku dengar vocal wanita di lagu ini “kurang” powerful. Mungkin ke depannya pasti akan menjadi lebih baik. 

Yah itulah hasil dari pendengaran kuping tua ini, banyak hal yang sudah baik dan harus di buat lebih baik lagi, dan yang juga sebaiknya sebelum turun cetak booklet, sebaiknya lirik di periksa ulang kawan, supaya lengkap dan benar. Dan mungkin yang bisa juga aku katakan adalah rasanya akan terdengar lebih baik jika “tune” gitar di setel agak sedikit Tinggi. 
Sekilas jika kita melihat desain cover depan band ini mungkin akan berpikir kalau band ini bukanlah band yang masuk dalam ranah Black Metal, akupun mengalami hal yang sama ketika pertama kali aku melihat dari sisi cover depan band ini. Walau di cover banyak terdapat simbol – simbol  yang di gunakan di sebagian besar band – band Black Metal, hanya saja simbol – simbol seperti itu bisa di gunakan oleh band metal dengan genre lainnya. Haha 

Black Metal sebagai sebuah genre turunan dari musik Heavy Metal memang selalu membuat aku selalu penasaran, sekali lagi selalu penasaran. Pertanyaannya yang selalu ada dalam hatiku adalah : Apa yang menarik dari sebuah band Black Metal asal Indonesia ? Hmmmmmm, kawan, musik Black Metal bukanlah sebuah genre musik metal yang mudah untuk anda mainkan. Walau jika misal anda adalah seorang penggemar berat dari band dengan genre Black Metal, tapi tidak dengan sendirinya anda akan mudah untuk memainkan jenis musik metal ini. Banyak hal yang harus anda perhatikan jika anda ingin memainkan genre musik metal yang satu ini, salah satu hal yang paling penting dari genre musik metal ini adalah Harmonisasi musik. Genre ini adalah salah satu genre musik yang memiliki harmonisasi paling yahud di banding genre musik metal lainnya. Mungkin yang juga memiliki harmonisasi yang ciamik adalah genre Power Metal. 

Dan apakah harmonisasi musik itu, harmonisasi musik dalam pandangan seorang tua ini adalah ketika anda yang telah lelah bekerja seharian, untuk kemudian anda selesaikan semua aktifitas anda dengan segera, lalu di temani sebuah alat pemutar CD, lalu sebuah CD anda siapkan, dan aku siapkan CD LLOG ini, lalu aku mulai mendengarkan lagu – lagu nan “merdu” dari CD tersebut, tak lama akupun berbaring di lantai dingin, dan tak lama kemudian aku di “ayun” oleh musik – musik edassssss keren mantap, hingga akhirnya aku…………tertidur. Itulah harmonisasi musik bagiku. Entah kalau bagi anda. Jadi jika aku mendengarkan sebuah CD untuk kemudian selama mendengarkan CD tersebut aku tertidur, maka harmonisasi musik band anda adalah edassss yahud keren. ……….ah si Om ngantuk aja kaleee jadi tertidur !!!!!. NO NO NO NO NO. Musik yang aku dengar ini bukanlah sebuah musik yang “biasa” untuk membuat seseorang menjadi tertidur, lain halnya jika anda misalnya mendengarkan sebuah musik dengan harmonisasi tingkat dewa seperti musik yang di mainkan oleh Kitaro misalnya, lalu anda tertidur, maka itu bukanlah hal yang menakjubkan, tapi ini adalah tentang sebuah musik metal cui. Metal. 

Dan LLOG, sebagai sebuah band Black Metal sudah memiliki hal yang sangat penting ini, walau memang mengenai harmonisasi ini harus di pelajari terus menerus. Semoga kedepannya band ini lebih “menggila” lagi. Dan sangat membuat aku cinta dengan band ini adalah anda akan menemukan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan band Black Metal yang ada di tanah air. Band ini mempunyai akar musik yang sangat kuat di Heavy Metal, hingga kalau anda dengarkan lagu – lagu mereka di album ini, maka anda mendengarkan sebuah album yang begitu membuat anda terpana dengan perpaduan antara dua genre musik yang mereka mainkan dengan sangat baik. Dan anda juga akan menemukan banyak genre musik metal di album ini, aku sebut ada Gothic Metal, ada sedikit Doom Metal bahkan ada sedikit Folk Rock. Ahaaa, jadi aku malah penasaran dengan album pertama mereka yang berjudul : Sovereign Hatred, sebuah album dari tahun 2003. Bro Uus apa ada copy na album eta bro ? halah hoyong pisan ngadangukeun bro. 

Hati - hati band ini akan menjadi sebuah band yang berbahaya di ranah musik metal Indonesia, terutama di genre Black Metal. Band ini akan menjadi band yang besar, apalagi jika para anggota bandnya tiada hentinya “belajar”, wah mantak gawat. Hahaha. Siapkan “senjata” perang anda, karena senjata yang di miliki oleh sebuah band hanyalah lagu – lagu dan lirik – lirik yang keren. Dan apakah band ini punya lagu – lagu yang keren, silahkan anda dengar dah kawan, dan di sisi lirik bagaimana ? Ehmmmm silahkan baca penggalan lirik dari lagu Surga Sengkete ini :

Kata hanyalah Tanya
Satukan berbagai luka
Dalam untaian duka
Hancurkan sebuah tawa

Cacian bagai nyanyian
Makian jadikan tantangan
Terucap nada yang tersesat
Tersirat kian memikat

Terima kasih untuk kawanku, Uuz Abu Sofyan, yang sudah memperkenalkan band anda ini dan sudah mengirimkan CDnya. Thanks brother. Salute and Hailz with spikes, nails, loud musick, sick musick and coloured Noir Black. Dan ada satu pertanyaan untuk anda bro, panasaran tingkat dewa ieu, pertanyaannya : Siapa yang memainkan Keyboard bro ????
Dan kembali penghargaan terbesar bagi sebuah band adalah dengan mengkoleksi  cd original dari band tersebut. Cukup itu saja ! Dan cd ini sangat layak untuk anda koleksi. Sangat aku rekomendasikan. Simpanlah sebagai sebuah harta. 

Maaf jika ada kata yang kurang berkenan atau menyinggung anda, tak ada maksud saya untuk itu, yang ada hanyalah seorang metalhead aki – aki yang masih cinta musick cadas nan bising dan cinta untuk ber headbanging ria saja. Itu saja.

Musik adalah sesuatu yang tidak bisa anda “pegang”, jika anda ingin memegangnya silahkan miliki format fisik musik ! Cause Musick is a magic.
Sore, 15 Agustus 2017.